Kencanaoke1@gmail.com
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
Belum Hadir
ITERA NEWS.Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Institut Teknologi Sumatera (Itera),kelompok 140 yang bertempat di Desa Braja Kencana,kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur .Desa Braja Kencana memiliki 6 dusun dan 24 RT yang dipimpin oleh kepala desa Heru Setiawan dan merupakan desa penyanggah dari Taman Nasional Way Kambas ( TNWK ) yang terletak di spontan dusun 5 .Setelah survey dan menggali pengetahuan tentang Desa Braja Kencana dengan warga desa, tim kelompok menemukan inti permasalahan desa yaitu tempat wisata dan tidak adanya pusat UMKM untuk warga desa.
Desain adalah salah satu ilmu yang dipelajari oleh Faris Fadhilah dan Faulina Dewi selaku mahasiswa arsitektur yang sedang mengabdi di Desa Braja Kencana. Dengan ilmunya tersebut, Faris dan Faulina mengaplikasikan ilmunya kepada desa guna mengembangkan desa menjadi lebih baik.
“Program Kerja utama kami adalah desain UMKM desa Braja Kencana, mendesain ulang kantor desa yang bertujuan membuat pegawai kantor lebih nyaman dan layak dengan konsep minimalis modern tetapi tidak menghilangkan fungsi utama yaitu kantor desa.” Ungkap Faris .
Dengan meninggikan sailing kantor degan ketinggian 6 meter yang bertujuan untuk membuat sirkulasi udara baik. Menggunakan material bata, roster, atap acp ,vinyl juga partisi kayu.Selain itu, mereka juga mendesain balai desa, alun-alun dan lapangan serta pusat umkm desa yang terletak disebelah kantor desa Braja Kencana.
“ Desa ini tidak memiliki pusat UMKM , bapak kepala desa meminta kami untuk mendesain pusat UMKM sesuai dengan kebutuhan desa dan warga Braja Kencana,serta kami mendesain ulang penataan alun-alun, lapangan dan juga kantor desa.” Ujar Faulina selaku mahasiswa arsitektur Itera.
SDN 1 Braja Kencana merupakan sekolah dasar yang teretak di desa braja kencana . Salah satu program kerja kelompok 140 ialah melakukan sosialisasi atau pembelajaran pengenalan kimia dan fisika yaitu eksperimen gelembung lava dan kesetimbangan benda tegar.
Cindi Dara , mahasiswa program studi Kimia memperkenalkan kimia sederhana kepada siswa kelas 2 SDN 1 Braja Kencana.Eksperimen lava adalah pengenalan kimia dengan mencampurkan minyak dan cuka yang bereaksi menjadi karbon dioksida.Ketika baking powder bereaksi dengan cuka, maka akan bereaksi dan menghasilkan gelembung karbon dioksida.Gelembung karbon dioksida tersebut membuat cuka pada dasarbotol terangkat ke atas. Ketika sampai ke permukaan, gas karbon dioksida terlepas dan menyebabkan cuka yang tadinya berada di atas, menjadi turun kembali ke dasar botol.
Akhmad Ibrahim selaku mahasiswa Teknik Fisika melakukan pembelajaran pengenalan ilmu fisika tentang hukum newton 1 kepada siswa kelas 5 SDN 1 Braja Kencana . “ Para siswa senang dan memiliki antusiasme yang tinggi saat saya sedang membuat mainan yang menggunakan ilmu fisika , mereka kagum saat kami membuat mainan tersebut karena mainan tersebut tidak bisa jatuh karena seimbang.” Ujar Ibrahim.
Kesetimbangan benda tegar adalah kondisi dimana momentum benda tegar sama dengan nol. Artinya jika awalnya benda tegar tersebut diam, maka ia akan tetap diam. Namun jika awalnya benda tegar tersebut bergerak dengan kecepatan konstan, maka ia akan tetap bergerak dengan kecepatan konstan.
Menurut Slamet Suyanto, sains dapat melatih anak
untuk menggunakan kemampuan panca indera, melatih menghubungkan sebab akibat,
mengajarkan anak untuk menggunakan alat ukur, melatih anak untuk menemukan dan
mamahami peristiwa serta memahami konsep-konsep benda. Manfaat tersebut dapat menjadibekal dalam mengembangkan potensi dan memaksimalkan aspek perkembangan anak,sehingga sains penting untuk dikenalkan dan diterapkan pada anak usia dini.
Selain itu, Adityo Giriatmojo,mahasiswa teknologi pangan,mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajarinya yaitu melakukan posyandu di 4 pos berbeda dengan isu yang berbeda. Pos 1 Adityo melakukan penyuluhan tentang stunting . Stunting merupakan kondisi dimana anak tidak berkembang atau bertumbuh tinggi sesuai dengan usianya.Adityo dan teman kelompoknya membuat penyuluhan dengan materi dan poster berisi olahan jagung yang dapat mencegah stunting, salah satunya yaitu nugget jagung.
Merujuk informasi pada Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (PDSIP) Kementerian Pertanian, kandungan gizi per 100 gram jagung adalah protein (8,28 gr), lemak (3,90 gr), karbohidrat ( 73,7 gr), kalsium (10 mg), fosfor (256 mg), ferrum (2,4 mg), vitamin A (510 SL), vitamin B1 ( 0,38 mg), air (12 gr).
Desa Braja Kencana adalah penghasil pakan seperti jagung, beras, singkong dan salah satu hasil pakan yang Adityo gunakan adalah olahan jagung. Jagung merupakan hasil pakan yang memiliki nilai kandungan gizi yang baik, sehingga dapat membantu memenuhi kecukupan gizi pada bayi atau anak yang terdeteksi menderita stunting atau untuk mencegah terjadinya stunting.
Kecamatan Braja Selebah
Kabupaten Lampung Timur - Lampung
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
TOTAL
Kirim Komentar